A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 16

Filename: models/Write_setting_model.php

Line Number: 180

Backtrace:

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/models/Write_setting_model.php
Line: 180
Function: _error_handler

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/controllers/Print_article.php
Line: 11
Function: home_category_position

File: /home/mediapur/policewatch.news/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 16

Filename: models/Write_setting_model.php

Line Number: 181

Backtrace:

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/models/Write_setting_model.php
Line: 181
Function: _error_handler

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/controllers/Print_article.php
Line: 11
Function: home_category_position

File: /home/mediapur/policewatch.news/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 16

Filename: models/Write_setting_model.php

Line Number: 182

Backtrace:

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/models/Write_setting_model.php
Line: 182
Function: _error_handler

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/controllers/Print_article.php
Line: 11
Function: home_category_position

File: /home/mediapur/policewatch.news/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 16

Filename: models/Write_setting_model.php

Line Number: 183

Backtrace:

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/models/Write_setting_model.php
Line: 183
Function: _error_handler

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/controllers/Print_article.php
Line: 11
Function: home_category_position

File: /home/mediapur/policewatch.news/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 16

Filename: models/Write_setting_model.php

Line Number: 184

Backtrace:

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/models/Write_setting_model.php
Line: 184
Function: _error_handler

File: /home/mediapur/policewatch.news/application/controllers/Print_article.php
Line: 11
Function: home_category_position

File: /home/mediapur/policewatch.news/index.php
Line: 316
Function: require_once

http://policewatch.news/
http://policewatch.news/
Ketua DPC Partai Demomrat Rote  dan DPD Partai Demokrat Sepakat memberikan Perlakuan Istimewa Terhadap Balon Bupati " Paulina Haning Bullu,SE.
Tuesday, 19 Sep 2017 14:46 pm
http://policewatch.news/

http://policewatch.news/

 

Rote Ndao, Policewatch.news ------ Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Rote Ndao dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PARTAI DEMOKRAT Propinsi Nusa Tenggara Timur bersepakat memberikan perlakuan Istimewa kepada salah satu balon bupati rote ndao (Paulina Haning Bullu) jelas sudah bertentangan/Inkonsistensi  dengan aturan atau keputusan partai yang sudah ditetapkan oleh Panitia Tim 7 penyaringan balon bupati. Sikap  curang ini menjadi pertanyaan beberapa pasangan balon bupati rote ndao yang akan bertarung di kancah pilkada serentar 2018 mendatang. Pasalnya, Paulina Haning-Bullu,SE. ini sebenarnya ini sudah resmi tidak dapat diakui lagi karena kandidat ini tidak dapat hadir dalam mengikuti salah satu tahapan pemilukada di daerah kabupaten Rote Ndao ,yakni fit dan proper test.  Hal ini menyebabkan bakal calon, Ny. Paulina Haning-Bullu, SE. sudah didiskualifikasi Tim 7 panitia Penyaringan Bakal calon bupati dan wakil bupati Rote Ndao.

Tindakan Tidak Terpuji ini atau Perlakuan "istimewa" TIM/PANITIA 7-desk pilkada  DPD PARTAI DEMOKRAT NTT berawal dari kekeliruan antara penyampaian surat dari Panitia dengan Nomor: 07/UND/PEN/VIII/2017 tanggal 30 Agustus 2017, perihal Undangan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap bakal calon dan selanjutnya dari bakal calon bupatipun tidak hadir dalam melakukan Fit and proper test. Terhadap surat tersebut,Tahapan Pilkada yaitu Fit & Proper test Bakal Calon (Pemaparan Visi Misi), sudah di tutup oleh panitia desk 7 pada tanggal empat September 2017,  bahkan Rakerda Pembahasan Bakal Calon yg mendaftar melalui Partai Demokrat pun , sudah selesai pada tanggal 12 September 2017.

Maka Atas perbuatan ini, jelas-jelas sudah tercium aroma harum atau indikasi kecurangan disinyalir dilakukan oleh Internal DPC dan DPD PD. Tindakan ini tentu dapat merusak citra atau nama baik partai demokrat , yang berlambang bintang itu, ini baru sebatas tes fit dan proper test saja sudah berani sekali ada kejahatan hukum yang diperbuat . Oleh karena itu, ini  Atas dasar kuasa siapa atau karena siapa yang berkuasa lalu seenaknya melakukan hal Najis ini,  masyarakat tentu selama ini masih terus bertanya - tanya kepada tim panitia 7 desk pilkada DPD partai Demokrat NTT Siapa Kah Yang Berani sekali bermai  api di Balik Permainan ini ????. ( Dance henukh rote )