HEADLINE

Bait Puisi "Tak Diinginkan" Buat Ketua Bhayangkari NTB Menangis, SLBN 1 Lombok Utara Terima Bantuan Fasilitas

 


 

Policewatch-Lombok Utara. 

Suasana haru dan penuh emosi menyelimuti SLB Negeri 1 Lombok Utara saat kunjungan kerja Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat, Ny. Uty Edy Murbowo, Jumat (10/4). Air mata ketua Bhayangkari tak terbendung mendengar lantunan puisi dari para siswa berkebutuhan khusus yang seolah menggambarkan perasaan terpinggirkan mereka.

 

Potongan kalimat dalam puisi yang berbunyi "kami dilahirkan namun tak diinginkan," seketika menyayat hati seluruh yang hadir. Bagi Ny. Uty, ungkapan itu bukan sekadar rangkaian kata, melainkan cerminan suara hati yang memilukan namun penuh keteguhan. Tak kuasa menahan haru, wanita yang akrab disapa Uty itu langsung turun dari panggung, mendekati para siswa, dan memberikan pelukan hangat sebagai bentuk penegasan bahwa mereka adalah anak-anak yang luar biasa.

 

“Kalian adalah anak-anak yang kuat, hebat, dan membanggakan. Teruslah belajar, bermain, dan bermimpi. Jangan pernah merasa berbeda, karena setiap dari kalian adalah istimewa dan memiliki kelebihan masing-masing,” ujar Ny. Uty dengan mata berkaca-kaca.

 

Momen emosional itu semakin menguat saat mendengar penegasan dari Kepala Sekolah yang menyadur ayat suci Al-Qur'an, "tak ada ciptaan Allah SWT yang sia-sia." Kalimat tersebut menjadi landasan kuat bagi Ny. Uty untuk terus bergerak dan memberikan dukungan nyata.

 

Sebagai bukti nyata kepedulian, Bhayangkari NTB menyalurkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan para siswa. Bantuan tersebut meliputi dua unit kursi roda, tiga tongkat pandu bagi tuna netra, dua alat bantu dengar, serta alat permainan edukatif dan matras bermain. Tak hanya itu, puluhan paket alat tulis dan bingkisan pribadi turut diserahkan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral.

 

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Uty bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, juga meresmikan sejumlah fasilitas baru sekolah. Hal ini ditandai dengan penandatanganan prasasti pada Gedung Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Gedung Tata Boga Dhira Brata, selasar penghubung, hingga Galeri Tantya Sudhirajati.

 

Ny. Heny dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pendidikan dan pembinaan bagi anak berkebutuhan khusus tidak bisa diserahkan kepada pihak sekolah semata. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai elemen masyarakat agar potensi yang dimiliki siswa dapat berkembang optimal.

 

“Anak-anak ini memiliki potensi besar. Pendampingan tidak bisa berhenti di sekolah saja, tetapi harus melibatkan semua pihak secara berkelanjutan,” tegas Ny. Heny.

 

Pihak sekolah menyambut hangat kehadiran Bhayangkari. Bagi mereka, kehadiran dan perhatian yang diberikan bukan sekadar bantuan materi, melainkan suntikan semangat berharga yang mengukuhkan martabat dan eksistensi para siswa. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara dan masyarakat harus dapat dirasakan oleh semua lapisan, tanpa terkecuali.

 Mamen

 

Entri yang Diunggulkan

Bait Puisi "Tak Diinginkan" Buat Ketua Bhayangkari NTB Menangis, SLBN 1 Lombok Utara Terima Bantuan Fasilitas

    Policewatch-Lombok Utara.  Suasana haru dan penuh emosi menyelimuti SLB Negeri 1 Lombok Utara saat kunjungan kerja Ketua Pengurus Yayasa...

HUKUM&KRIMINAL

Contact form

Nama

Email *

Pesan *

SEPUTAR POLRI-TNI

POLITIK

Popular Posts

RAGAM


PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

SEJARAH

ADVERTORIAL

HIBURAN