HEADLINE

Flyer Penculikan Anak Hoaks! Pemprov NTB Imbau Warga Tenang dan Bijak Saring Informasi

 


 

Policewatch-Mataram.

Kabar yang beredar luas di media sosial terkait isu penculikan anak lewat sebuah brosur atau flyer ternyata tidak benar alias berita bohong (hoaks). Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, telah memastikan bahwa informasi tersebut palsu dan sama sekali bukan dikeluarkan atau disebarluaskan oleh pihak pemerintah daerah.

 

Pihaknya menegaskan, masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi, serta berhenti menyebarkan kembali informasi yang belum jelas kebenarannya. Langkah ini diambil demi mencegah timbulnya kepanikan massal maupun keributan di tengah masyarakat.

 

“Kami imbau warga jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Jangan sampai isu yang tidak bertanggung jawab ini memicu kepanikan atau tindakan anarkis yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

 

Ia pun mengingatkan kembali pada kejadian serupa yang pernah menimpa daerah lain, di mana isu penculikan yang belum jelas kebenarannya berujung pada kekerasan. Ada kasus di mana seseorang dituduh penculik, dikejar massa, dianiaya, hingga dibakar hidup-hidup hanya bermodalkan kabar angin.

 

“Peristiwa kelam seperti itu jangan sampai terulang lagi di NTB. Oleh karena itu, masyarakat harus bijak, tenang, dan selalu mengedepankan prinsip tabayun atau melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum menelan mentah-mentah berita yang beredar,” ujarnya.

 

Dari sisi visual, Pemprov NTB juga menegaskan bahwa flyer tersebut bukan produk resmi pemerintah. Salah satu buktinya terlihat jelas dari penggunaan logo Pemerintah Provinsi NTB yang bentuk, warna, dan tata letaknya tidak sesuai dengan standar resmi yang ditetapkan.

 

“Saya sendiri justru dikirimi flyer itu oleh teman yang bertanya apakah itu benar dari kami. Saya langsung pastikan, itu bukan produk kami dan itu informasi palsu,” ungkapnya.

 

Pemprov NTB berharap aparat kepolisian dapat segera menelusuri siapa pihak yang membuat dan menyebarkan informasi menyesatkan ini, agar keresahan di tengah masyarakat dapat segera diredam. Pemerintah pun mengajak seluruh warga untuk selalu cerdas memilah informasi, demi menjaga suasana aman, tertib, dan kondusif di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Mamen

 

Entri yang Diunggulkan

Flyer Penculikan Anak Hoaks! Pemprov NTB Imbau Warga Tenang dan Bijak Saring Informasi

    Policewatch-Mataram. Kabar yang beredar luas di media sosial terkait isu penculikan anak lewat sebuah brosur atau flyer ternyata tidak b...

HUKUM&KRIMINAL

Contact form

Nama

Email *

Pesan *

SEPUTAR POLRI-TNI

POLITIK

Popular Posts

RAGAM


PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

SEJARAH

ADVERTORIAL

HIBURAN