HEADLINE

Luruskan Kabar Viral: Kuasa Hukum Ungkap Jejak Panjang Kasus Yusuf dan Puji Kinerja Polsek Praya Barat Daya



Policewatch-Lombok Tengah. 

SENIN 29 JUNI 2026 — Di tengah maraknya penyebaran rekaman dan narasi simpati bagi tersangka Yusuf yang beredar luas di media sosial, Ahmad Saefullah, S.H., M.H. selaku kuasa hukum korban menggelar konferensi pers di wilayah Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah guna membuka fakta sebenarnya dari awal hingga akhir peristiwa.

 

Dalam pemaparannya di hadapan jurnalis, Ahmad Saefullah menegaskan bahwa penangkapan yang dilakukan jajaran Kepolisian Sektor Praya Barat Daya bukanlah tindakan mendadak atau berlebihan, melainkan puncak dari serangkaian upaya hukum yang telah berjalan berbulan-bulan lamanya.

 

Menurut urutan kejadian yang terungkap, benih masalah bermula dari sengketa hak atas tanah yang sudah dikuasai secara turun-temurun oleh keluarga M. Saleh  Hambali. Alih-alih menempuh jalur pengadilan jika merasa berhak, Yusuf justru berusaha menguasai lahan itu secara sepihak dan paksa. Ketika dilarang, ia melakukan serangan fisik hingga melukai lima orang warga, termasuk Hambali yang terkena pukulan berulang kali di wajah — peristiwa yang terekam jelas dalam rekaman.

 

Setelah dilaporkan ke kepolisian dan status tersangka ditetapkan, aparat ternyata sudah bersikap sangat lunak dan sabar. Pemanggilan resmi dilakukan sebanyak tiga kali namun tidak diindahkan. Bahkan saat akhirnya hadir dua minggu lalu dan diberitahukan akan langkah penahanan sesuai aturan, Yusuf justru melarikan diri saat itu juga.

 

"Kepolisian sudah berusaha menemui di rumah, berbicara baik-baik, memberi waktu seluas-luasnya. Namun jika dihindari terus-menerus, upaya paksa adalah satu-satunya jalan hukum yang tersisa," jelas Ahmad Saefullah SH MH.

 

Ia pun memberikan apresiasi besar atas ketegasan dan kesabaran petugas. "Kami lihat aparat bekerja sangat tertib meski berhadapan dengan pihak yang tidak kooperatif. Inilah wujud penegakan hukum yang kami harapkan," tambahnya.

 

Pihaknya juga meminta berhenti menyebarkan potongan kejadian yang dipilih-pilih seolah-olah Yusuflah korban kekejaman. "Korban nyata ada lima orang yang terluka dan dirugikan haknya. Mari kita lihat gambaran utuhnya, bukan hanya sepotong adegan akhir saja," pesannya.

 

Sampai saat ini, proses hukum terhadap tersangka Yusuf masih berjalan untuk mendapatkan kepastian keadilan bagi semua pihak yang dirugikan. 

Jurnalis. 

Mamen

 

Entri yang Diunggulkan

Luruskan Kabar Viral: Kuasa Hukum Ungkap Jejak Panjang Kasus Yusuf dan Puji Kinerja Polsek Praya Barat Daya

Policewatch-Lombok Tengah.  SENIN 29 JUNI 2026 — Di tengah maraknya penyebaran rekaman dan narasi simpati bagi tersangka Yusuf yang beredar ...

HUKUM&KRIMINAL

Contact form

Nama

Email *

Pesan *

SEPUTAR POLRI-TNI

POLITIK

Popular Posts

RAGAM


PERISTIWA

NASIONAL

DAERAH

SEJARAH

ADVERTORIAL

HIBURAN