![]() |
ilustrasi gambar |
GARUT,POLICEWATCH.NEWS,- Abdul Azis, SE ( TPPI P3MD Kab. Garut ) Semakin meningkatnya penyebaran penularan pandemi virus corona / covid 19
diindonesia membuat resah dan takut masyarakat, khususnya di kabupaten garut.
Akhir akhir ini masyarakat garut resah karena dengan bertambahnya kasus positif
corona, per tanggal 28 april saja kasus positif covid ini sudah mencapai 10
kasus, 7 diantaranya sedang isolasi dan pengobatan di RS Dr Slamet, 1 isolasi
mandiri, 1 dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal.(28/4/20)
Ini menunjukan bahwa pandemi virus corona ini gak bisa dianggap remeh, perlu
kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, artinya pemerintah harus sigap dan
tepat dalam menjalankan SOP dan kebijakannya serta diikuti oleh masyarakat
dengan mengikuti instruksi pemerintah salah satunya menjalankan social
distancing.
Peran pemerintah disini dituntut aktif dan cepat agar bisa segera mengatasi
penyebaran covid - 19, seperti Halnya yang dilakukan di Kementrian Desa PDTT,
menginstruksikan bahwa diseluruh desa harus dibentuk relawan tanggap darurat
covid-19,hal ini dirasa penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat
desa.
Hanya saja masih belum seluruh desa di kabupaten garut yg mengindahkan
instruksi itu, banyak desa yang hanya membentuk relawan tampa menjalankan
tupoksi relawan tersebut, kesannya tugas relawan itu hanya duduk dipos jaga dan
bagi bagi masker.
Sementara sosialisasi tentang penanganan coronanya tidak
dijalankan, alhasil masyarakat dengan keditaktahuannya masih menganggap remeh
terhadap covid - 19 ditambah masih banyaknya warga yang mudik dari kota zona merah
bebas berdatangan ke desa tampa ada pendataan dan pengarahan dari relawan desa
tersebut.
Relawan tanggap darurat itu dibentuk untuk memastikan masyarakat
nyaman dan aman serta menjalankan semua instruksi pemerintah, contoh kecilnya
di desa saya, dikampung tiap hari ada warga baru yg mudik dari kota zona merah,
dan sampai sekaràng belum dengar ada yang sosialisasi dari pemerintah desa
lewat relawannya atau bahkan dari RW dan RT nya hànya 1 lembar sepanduk yang
terpajang di dinding posyandu.(Dera taopik)