Jalan Sejuta Harapan di Dusun Bulan Salak: Warga Gotong Royong, Dewan Diminta Tuntaskan Janji

/ 5 April 2025 / 4/05/2025 09:37:00 AM

 



POLICEWATCH-Batu Kliang.

Semangat gotong royong  menyeruak di Dusun Bulan Salak, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Kliang Utara, Lombok Tengah. Warga  bersatu padu membangun jalan baru yang menghubungkan Dusun Bulan Salak menuju Dusun Montong Are. Kisah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi  menceritakan tentang harapan,  kesulitan yang dihadapi, dan semangat  meningkatkan kesejahteraan bersama,  di tengah janji  politik yang tak kunjung terpenuhi.

Pembuatan jalan baru yang dikerjakan secara swadaya ini  terjadi pada hari Sabtu, 5 April 2025.  Ratusan warga  berkumpul dari Gubuk Kopang Montong Are, Montong Tanggak,  dan Bulan Salak, Pemotoh Tengah, untuk  mengerjakan jalan dengan lebar 4 meter dan panjang sekitar 500 meter.

"Pembuatan jalan ini dilakukan tanpa ada biaya dari pemerintah," ujar Ketua Umum Laskar Rinjani, Hartono, yang hadir dalam kegiatan ini. "Kami  mengerjakannya dengan swadaya  karena kami jenuh menantikan janji-janji dari pemerintah."

Hartono menjelaskan bahwa  pembuatan jalan ini penting  untuk membuka akses bagi masyarakat Dusun Montong Are,  terutama sebagai jalur pemakaman dan akses keluar masuk bagi para petani.

"Selama ini, masyarakat Montong Are  kesulitan untuk mengakses jalan, terutama saat ada warga yang meninggal.  Mereka harus menempuh jalan yang jauh dan terjal,"  ujar Hartono.

Pembangunan jalan ini juga  mendapat dukungan dari  pemilik tanah,  seperti H Mursidi, Pardi, Muhdin, dan Mahar.  H Mursidi, salah satu pemilik tanah, mengungkapkan rasa ikhlasnya dalam menyumbangkan tanahnya.



"Supaya bisa mensejahterakan ekonomi masyarakat kedepan," ujar H Mursidi.  "Saya ikhlas menyumbangkan tanah karena akan meningkatkan harga tanah yang awalnya Rp2 juta.  Setelah jalan ini jadi,  harganya bisa menjadi Rp10 juta."

 

Dukungan pun datang dari Muzakir, Ketua Umum Laskar Rinjani, yang melihat semangat gotong royong yang kuat dari warga lima dusun.

 

"Masyarakat sangat antusias mendukung pembuatan jalan baru ini,  karena akses jalan ini akan memudahkan anak-anak yang berangkat sekolah di Dusun Tambing Kekek," jelas Muzakir.

 

Namun,  di balik semangat gotong royong ini,  tersimpan kekecewaan  terhadap  janji  politik  yang  tak  kunjung  terwujud. "Memang  dari  dulu  jalan  ini  akan  dibangun,  namun  terhalang  oleh  oknum  yang  tidak  jelas.  Kami  menuntut  janji  Dewan  yang  didukung  oleh  warga  Desa  Aik  Berik  baik  yang  lalu  maupun  yang  sekarang," tegas Hartono.  "Setelah jalan ini selesai dikerjakan,  pemuda dan masyarakat akan menuntut janji mereka."

  Semoga jalan baru ini  menjadi  symbol  kebersamaan dan  merupakan  langkah  awal  untuk  meningkatkan kesejahteraan  masyarakat  di  sekitarnya.  Warga  berharap  agar  Pemerintah  baik  eksekutif  maupun  legislatif  tidak  tutup  mata  terhadap  janji  politik  yang  seringkali  terlupakan  setelah  pemilu.  Janji  politik  bukan  sekadar  kata-kata,  melainkan  harapan  yang  harus  diwujudkan  untuk  kesejahteraan  masyarakat.tutup hartono

Jurnalis

LR/MN

Komentar Anda

Berita Terkini