irundia" Berkomitmen Menurunkan Program Dana Desa di Pemotoh Tengah Desa Aik Berik Untuk Pembangunan Jalan Baru.

/ 5 April 2025 / 4/05/2025 10:28:00 AM

 


Policewatch-Batu Kliang Utara. 

Dusun Bulan Salak, Desa Aik Berik,  mengalami  perubahan  yang  menakjubkan.  Di  tengah  janji  politik  yang  seringkali  terlupakan,  warga  bersatu  padu  menunjukkan  semangat  gotong royong  yang  tak  terbendung.   Mereka  berani  beraksi,  menghidupi  harapan  mereka  sendiri  dengan  membangun  jalan  baru  yang  menghubungkan  Dusun Bulan Salak menuju Dusun Montong Are.  Kisah  ini  bukan  hanya  tentang  pembangunan  infrastruktur,  tapi  juga  tentang  kepedulian,  kebersamaan,  dan  semangat  yang  tak  kunjung  padam  untuk  menghidupi  cita-cita  bersama.

Pembuatan jalan baru yang dikerjakan secara swadaya ini terjadi  pada hari Sabtu, 5 April 2025.  Ratusan warga dari  Gubuk Kopang Montong Are, Montong Tanggak,  dan Bulan Salak, Pemotoh Tengah,  bersama-sama  mengerjakan  jalan  dengan  lebar 4 meter dan panjang sekitar 500 meter.


"Pembuatan jalan ini dilakukan tanpa ada biaya dari pemerintah," ujar Ketua Umum Laskar Rinjani, Hartono, yang hadir dalam kegiatan ini. "Kami  mengerjakannya dengan swadaya  karena kami jenuh menantikan janji-janji dari pemerintah."

Hartono menjelaskan bahwa pembuatan jalan ini sangat penting untuk membuka akses bagi masyarakat Dusun Montong Are. Jalan ini  diharapkan menjadi  jalur pemakaman dan akses keluar masuk bagi para petani.


"Selama ini, masyarakat Montong Are  kesulitan untuk mengakses jalan, terutama saat ada warga yang meninggal.  Mereka harus menempuh jalan yang jauh dan terjal,"  ujar Hartono.



Pembangunan jalan ini juga  mendapat dukungan dari  pemilik tanah,  seperti H Mursidi, Pardi, Muhdin, dan Mahar.  H Mursidi, salah satu pemilik tanah, mengungkapkan rasa ikhlasnya dalam menyumbangkan tanahnya.

"Supaya bisa mensejahterakan ekonomi masyarakat kedepan," ujar H Mursidi.  "Saya ikhlas menyumbangkan tanah karena akan meningkatkan harga tanah yang awalnya Rp2 juta.  Setelah jalan ini jadi,  harganya bisa menjadi Rp10 juta."

Warga Dusun Tambing Kekek juga  menyambut antusias pembangunan jalan ini. "Akses jalan ini akan memudahkan anak-anak kami yang berangkat sekolah," ujar Muzakir,  Ketua Umum Laskar Rinjani.

Sahbianto,  mantan  calon  kepala  desa,  menunjukkan  kekagumannya  terhadap  semangat  warga  yang  berinisiatif  membangun  jalan  sendiri.  "Ini  luar  biasa,  justru  ini  yang  kita  harapkan.  Kalau  kita  lihat  yang  jadi  pemimpin  kita  sebelumnya,  gerakannya  tidak  seperti  ini.  Mereka  tidak  pernah  menyentuh  masyarakat,  tidak  pernah  melihat  situasi  masyarakat  apa  yang  dibutuhkan  masyarakat."

Sahbianto  menyebutkan bahwa  60% masyarakat  Dusun  Pemotoh Tengah  mengandalkan  kebun durian,  mata air,  dan  kebun pisang  sebagai mata pencaharian.  "Selama ini,  pemerintah tidak pernah memperhatikan bagaimana kebutuhan masyarakat di sini.  Bahkan,  untuk mengangkut hasil kebun,  mereka harus  memikulnya.

Sahbianto  mengungkapkan harapannya terhadap  kepala  desa  terpilih.  "Harapan kita kepada kepala desa terpilih adalah  agar  kita memiliki visi misi,  pendapat,  dan  gerakan  yang  sama  dalam  pembangunan  secara  merata  di desa  ini,  khususnya  di bagian  utara.  Jangan  hanya  bagian  selatan  saja yang diperhatikan.  Kami  siap membantu.  Kami  harus bergabung menjadi satu untuk mempermudah pembangunan.  Sebagai Dewan Pakar PKS,  insya Allah kami akan usulkan supaya jalan ini cepat bisa dilewati masyarakat."


Sahbianto juga  menyebutkan kemungkinan untuk maju  di  legislatif  di  masa  mendatang.  "Kita lihat dulu.  Insya Allah,  kalau memang ada ridho Allah,  kita akan maju di legislatif.  Intinya,  siapapun  yang  menjadi  pemimpin  kita  harus  ajak  kolaborasi  atau  kerjasama  dengan  baik  untuk  membangun  desa  kita, tutupnya."
 .LR/Mamen

Komentar Anda

Berita Terkini